Hari gini siapa sih yang ga punya kartu ATM? saya berani nelen sendok kalo 9 dari 10 orang yang dateng ke bank ternyata ga punya kartu ATM,haha. Yap, hampir semua bank di Indonesia mewajibkan nasabahnya untuk memiliki kartu ATM. Wajar dong, bayangkan kalo semua transaksi kita lakukan di teller. Kebayang kan bakal berapa lama antri untuk sekedar ambil uang 50ribu. Nah, dengan kartu ATM kita bisa mengambil uang, transfer, melakukan pembayaran, beli pulsa, tiket kereta, dan kemudahan lain sesuai fasilitas bank yang bersangkutan dengan cukup mampir ke atm, yang lokasinya juga mudah kita temui terutama di pusat keramaian. Asik kan?
Tapi gimana jadinya kalo si kartu atm ini terblokir? Terlebih disaat kita tidak memiliki uang tunai? Nah lo mati gaya kan? Inilah yang saya rasakan minggu kemarin. Belum genap sebulan semenjak kartu ATM Mandiri baru menghuni dompet saya, ternyata doi sudah berulah lagi. Kartu ATM saya terblokir karena salah memasukkan nomor PIN, padahal saya baru salah dua kali loh. terlebih dua kali di mesin yang berbeda. Aneh kan?
Penjelasan mengenai pemblokiran itu, menurut salah satu teller Cabang Bank Mandiri MKG, adalah karena Bank Mandiri tidak menganut sitem reset untung menghitung kesalahan dalam mengentri PIN. Jadi seumur hidup kartu ATM, kita hanya diizinkan salah memasukkan nomor PIN sebanyak 3 kali. Kalau sudah terblokir ya harus membuka blokir di cabang Bank Mandiri terdekat. Gratis sih, tapi waktu adalah uang. Jadi, bijaklah Anda dalam menggunakan PIN sebelum kartu ATM Mandiri Anda terblokir.
Waspadalah! Waspadalah!